Sambut Hari Santri, Dosen dan Staf Pendidikan Fisika Unikama Kenakan Sarung dan Busana Muslim

PFisika – Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober menjadi momen bersejarah untuk mengenang kembali kontribusi besar para santri dan ulama dalam memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat kebangsaan dan religiusitas ini turut dirasakan di lingkungan perguruan tinggi. Program Studi Pendidikan Fisika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menunjukkan apresiasinya secara nyata dengan mewajibkan seluruh dosen dan staf mengenakan sarung serta peci bagi laki-laki, dan busana muslimah yang anggun bagi perempuan sepanjang aktivitas kampus pada hari tersebut.

Dengan menghadirkan nuansa santri di ruang akademis, Program Studi Pendidikan Fisika Unikama berupaya menanamkan kembali nilai-nilai sejarah, jiwa kepahlawanan, serta rasa nasionalisme kepada seluruh civitas akademika agar tidak melupakan akar sejarah bangsa.

Ketua Program Studi Pendidikan Fisika Unikama, Dr. Nurul Ain, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pengingat penting akan nilai-nilai perjuangan yang harus dihidupkan di perguruan tinggi. Dia menegaskan bahwa semangat Hari Santri relevan dengan dunia pendidikan modern, khususnya dalam membentuk civitas akademika yang memiliki integritas moral tinggi sekaligus jiwa nasionalisme yang kuat dalam mengabdi kepada masyarakat.

“Momen berbusana santri saat mengajar dan melayani mahasiswa ini juga mencerminkan sikap keteladanan serta kesederhanaan. Pakaian tradisional santri tidak membatasi fleksibilitas akademisi dalam menyampaikan materi ilmiah, melainkan justru memberikan warna baru yang mempererat keharmonisan serta keakraban antara dosen, staf, dan mahasiswa,” ungkapnya.

Langkah yang diambil oleh Prodi Pendidikan Fisika Unikama ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi positif dari seluruh warga kampus. Peringatan ini menjadi wadah untuk merefleksikan pentingnya pembentukan karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara intelektual dan ilmiah. Akan tetapi juga memiliki kedalaman spiritual serta kepedulian terhadap budaya lokal.

Dr. Nurul Ain, M.Si. berharap agar kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremonial tahunan semata, melainkan dapat terus memperkokoh komitmen Prodi Pendidikan Fisika Unikama dalam mencetak calon pendidik yang berakhlak mulia, berwawasan luas, serta bangga akan tradisi dan sejarah bangsanya.

Scroll to Top